Rabu, 25 Maret 2015
Senin, 23 Maret 2015
MAKALAH
AIR DAN UDARA
Disusun guna memenuhi tugas
mata kuliah Konsep Dasar IPA di Sekolah Dasar
Dosen pengampu : Desi
Wulandari, S.Pd, M.Pd
Oleh :
1. Tri Rokhayati 1401413309
2. Farokhah Waladiyah 1401413330
3. Nurhidayatulloh 1401413337
4. Dian Wahyuningtyas 1401413338
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMUPENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Air (H2O) merupakan kebutuhan pokok
manusia. Tubuh manusia 75%
terdiri dari air, antara lain terdapat pada otak, ginjal, jantung, paru-paru,
tulang, dan darah. Sehingga apabila tubuh kekurangan air maka akan menyebabakan
terganggunya fungsi organ tubuh. Planet bumi yang dihuni manusia dan makhluk hidup inipun juga permukaannya
terdiri dari 71% air yang berupa samudra dan dalam berbagai bentuk
lainnya, 140 juta dari total
200 juta mil2 permukaan bumi ditutupi oleh lautan. Oleh karena itu
air merupakan komponen penting yang dibutuhkan makhluk hidup
Udara adalah sumber daya yang
berharga bagi kehidupan. Udara terdiri dari campuran gas antara lain 78%
nitrogen, 21% oksigen, dan 1% gas-gas lain seperti xenon, karbon dioksida,
argon, neon, hidrogen, helium, dan kripton. Udara merupakan salah satu konsep
materi dalam Fisika yang tidak dapat terlepas dengan kehidupan sehari-hari.
Udara memiliki peranan yang sangat penting terutama dalam proses respirasi
makhluk hidup. Selain itu, udara dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan,
misalnya sebagai pembangkit listrik tenaga angin. Konsep tentang udara juga
diaplikasikan dalam cara kerja beberapa peralatan, misalnya AC (Air Conditioner) , kapal layang, dan
balon udara
Berdasarkan
uraian tersebut, maka makalah ini akan membahas secara khusus tentang air
dan udara, ditinjau dari segi
konsep, sifat, jenis, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
A.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah
dipaparkan, maka rumusan masalah dari makalah ini antara lain :
1.
Bagaimanakah
konsep air ?
2.
Apa
saja sifat-sifat air?
3.
Bagaimanakah substansi air dalam fisika ?
4.
Bagaimanakah penerapan air dalam kehidupan sehari-hari ditinjau dari
sifat-sifatnya?
5.
Bagaimanakah konsep tentang udara beserta
sifat-sifatnya?
6.
Bagaimanakah bentuk penerapan konsep udara dalam
substansi Fisika?
7.
Bagaimanakah bentuk dan prosedur pemanfaatan konsep
udara dalam substansi Fisika?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Konsep
Air
1.
Definisi
Air
Air merupakan suatu senyawa kimia
sederhana yang terdiri atas 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom Oksigen (O). Air mempunyai ikatan Hidrogen yang
cenderung bersatu padu untuk menentang kekuatan dari luar yang akan memecahkan
ikatan-ikatan ini.Air dalam kondisi normal berbentuk cair merupakan suatu pelarut yang
penting, yaitu melarutkan banyak zat kimia lainnya seperti garam, gula, asam
dan beberapa macam molekul organik.
2. Sifat-sifat air
a.
Air akan menempati
ruang dan mempunyai massa
b.
Permukaan air
yang tenang selalu datar
Permukaan air selalu datar jika air dalam keadaan diam dan tenang.
Berbeda dengan partikel gas yang tidak akan bisa diam dan tenan
c.
Air Mengalir
dari Tempat yang Tinggi ke Tempat yang Lebih Rendah.
Air hujan yang jatuh di atap rumah mengalir dari tempat yang tinggi (genting) ke tempat yang lebih rendah. Air yang berasal dari gunung akan mengalir ke sungai dan akhirnya menuju ke laut
Air hujan yang jatuh di atap rumah mengalir dari tempat yang tinggi (genting) ke tempat yang lebih rendah. Air yang berasal dari gunung akan mengalir ke sungai dan akhirnya menuju ke laut
d.
Air dapat Melarutkan berbagai Zat
Air adalah pelarut yang penting karena dapat melarutkan zat-zat tertentu.
Yang dimaksud larut dalam air, yaitu dapat menyatu dengan air. Sifat tersebut
dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Manfaat
kelarutan beberapa macam zat dalam air bagi makhluk hidup adalah sebagai
berikut :
· Kita dapat
menikmati masakan yang lezat dan enak rasanya karena air dapat melarutkan
garam, gula, dan zat penyedap makanan.
· Penderita yang
sedang sakit dapat sembuh setelah minum obat karena air dapat melarutkan
obat-obatan. Contohnya adalah penderita diare dapat sembuh setelah meminum
garam oralit yang dilarutkan dalam air.
· Air dapat
melarutkan obat pembasmi kuman yang biasa dicampurkan ke dalam air pada waktu
mengepel atau membersihkan lantai.
· Air dapat
melarutkan sejumlah unsur makanan yang kita makan.
· Air merupakan zat
pelarut dalam metabolisme tubuh yang akan membersihkan kotoran yang ada dalam
pencernaan.
e. Air Menekan ke Segala Arah
Contohnya adalah beratnya tubuh
seorang penyelam yang akan menyelami sebuah lautan. Tentu saja iya, karena
makin dalam permukaan air makin besar juga tekanan yang dihasilkan oleh air
tersebut. Di bawah laut tekanan air akan menekan dengan kuat penyelam, jika
mereka masuk terlalu dalam. Itulah sebabnya, para penyelam harus memakai
pakaian dan alat khusus untuk melindungi tubuh mereka dari tekanan air.
f.
Air Meresap Melalui Celah-Celah Kecil
Sifat air yang lain adalah air dapat meresap melalui celah-celah kecil. Celah-celah kecil itu disebut pori-pori. Ada benda yang mempunyai celah-celah kecil (pori-pori) sehingga air dapat meresap melalui celah-celah kecil tersebut. Peristiwa ini disebut Kapilaritas.
Sifat air yang lain adalah air dapat meresap melalui celah-celah kecil. Celah-celah kecil itu disebut pori-pori. Ada benda yang mempunyai celah-celah kecil (pori-pori) sehingga air dapat meresap melalui celah-celah kecil tersebut. Peristiwa ini disebut Kapilaritas.
g.
Air dapat berubah Wujud
Air dapat berubah wujud atau berubah bentuk. Air dapat ditemui dalam tiga wujud, yaitu cair, padat, dan gas.
Air dapat berubah wujud atau berubah bentuk. Air dapat ditemui dalam tiga wujud, yaitu cair, padat, dan gas.
- Jenis-Jenis Air
Air merupakan sumber kehidupan yang tidak dapat
tergantikan oleh apa pun juga. Tanpa
air manusia, hewan dan tanaman tidak akan dapat hidup. Air di bumi dapat
digolongkan menjadi dua, yaitu :
a.
Air Tanah
Air tanah adalah air yang berada di bawar
permukaan tanah. Air tanah dapat kita bagi lagi menjadi dua, yakni air tanah
preatis dan air tanah artesis.
1)
Air Tanah
Preatis (dangkal)
Air tanah preatis adalah air tanah yang letaknya
tidak jauh dari permukaan tanah serta berada di atas lapisan kedap air/impermeable.
Sumur-sumur air disekitar kita termasuk dalam air tanah dangkal.
2)
Air Tanah
Artesis (dalam)
Air tanah artesis letaknya sangat jauh di dalam
tanah serta berada di antara dua lapisan kedap air.
Jika air tersebu mendapat tekanan yang cukup tinggi akan dapat memancar yang
disebut artesis dan geyser.
b.
Air Permukaan
Air pemukaan adalah air yang berada di permukaan tanah
dan dapat dengan mudah dilihat oleh mata kita. Contoh air permukaan seperti
laut, sungai, danau, kali, rawa, empang, dan lain sebagainya. Air permukaan
dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu :
1)
Perairan darat
Perairan
darat adalah air permukaan yang berada di atas daratan misalnya seperti
rawa-rawa, danau, sungai, dan lain sebagainya.
2)
Perairan laut
Perairan
laut adalah air permukaan yang berada di lautan luas. Contohnya seperti air
laut yang berada di laut.
Siklus hidrologi
Siklus
hidrologi merupakan sirkulasi yang tidak
pernah berhenti dari air di bumi dimana air dapat berpindah dari darat ke udara
kemudian ke darat lagi bahkan tersimpan di bawah permukaan dalam tiga fasenya
yaitu cair (air), padat (es), dan gas (uap air). Siklus hidrologi melibatkan
pertukaran energi panas, yang menyebabkan perubahan suhu.
Siklus kecil
Siklus sedang
Siklus besar
4.
Kegunaan air dalam
kehidupan sehari-hari
a. Keperluan rumah tangga, misalnya untuk
minum, masak, mandi, cuci dan pekerjaan lainnya,
b. Keperluan umum, misalnya untuk
kebersihan jalan dan pasar, pengangkutan air limbah, hiasan kota, tempat
rekreasi dan lain-lainnya.
d. Keperluan perdagangan, misalnya untuk
hotel, restoran, dll.
e. Keperluan pertanian dan peternakan
f. Keperluan pelayaran dan lain sebagainya
B.
Konsep udara
a.
Definisi udara
Udara adalah campuran gas yang terdapat pada permukaan
bumi. Udara bumi yang kering mengandung 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap
air, karbondioksida, dan gas-gas lain. Udara akan berubah sesuai dengan
ketinggiannya.
b.
Sifat-sifat udara
- Udara dimana-mana, tidak dapat dilihat tetapi
dirasakan.
- Udara menekan kesegala arah.
- Mempunyai massa (berat).
- Bentuk, volume, dan berat jenisnya selalu
berubah-ubah.
- Menempati ruang.
- Mengembang bila dipanaskan dan menyusut bila didinginkan.
- Udara yang bergerak memiliki tekanan yang lebih rendah
dari pada udara diam.
- Di tempat yang panas udara bergerak naik, diganti oleh
udara yang dingin.
Lapisan-lapisan udara di atmosfer
Atmosfer terdiri dari berbagai macam lapisan udara. Lapisan udara tersebut memiliki nama dan fungsi yang berbeda sesuai dengan ketinggiannya. Lapisan udara di atmosfer terbagi atas beberapa lapisan:
a. Lapisan
troposfer
Ciri lapisan troposfer:
- Ketinggiannya tidak sama. Di khatulistiwa mencapai 18 km dan di lintang sedang 11 km. Di kutub utara 9 km dan di kutub selatan 8 km.
- Terjadi gejala-gejala cuaca seperti adanya awan, hujan, halilintar, angin dan gejala lainnya seperti polusi udara dan gejala optik seperti embun, kabut, dsb.
- Antara lapisan troposfer dengan lapisan di atasnya (stratosfer) terdapat lapisan peralihan yang disebut tropopause yang tebalnya 2 km dan suhu berkisar antara -55 derajat celcius sampai dengan -60 derajat celcius.
b. Stratosfer
- Ketebalan antara 18-55 km.
- Banyak terdapat ozon (O3) yang berguna untuk melindungi bumi dari sengatan radiasi ultraviolet matahari.
- Antara lapisan stratosfer dengan lapisan di atasnya (mesosfer) terdapat lapisan peralihan yang disebut stratopause, merupakan konsentrasi ozon yang paling besar.
- Untuk menghindari gangguan cuaca, pesawat bermesin jet biasanya terbang di lapisan stratosfer.
c. Mesosfer
- Mesosfer tebalnya antara 55-80 km.
- Pada lapisan ini apabila ada meteor yang masuk ke permukaan bumi akan terbakar dan terurai.
d. Thermosfer (Ionosfer)
- Lapisan thermosfer disebut juga lapisan ionosfer, tebalnya antara 80-800 km.
- Lapisan ini merupakan tempat terjadinya ionisasi (lapisan ion yang bermuatan listrik) yang berguna untuk menghantarkan gelombang radio.
e. Lapisan eksosfer
Lapisan eksosfer adalah lapisan terluar dari atmosfer bumi. Tebalnya antara 800-1000 km. Pada lapisan ini pengaruh gaya berat sudah sangat kecil dan sudah menyatu dengan angkasa luar.
Ciri lapisan troposfer:
- Ketinggiannya tidak sama. Di khatulistiwa mencapai 18 km dan di lintang sedang 11 km. Di kutub utara 9 km dan di kutub selatan 8 km.
- Terjadi gejala-gejala cuaca seperti adanya awan, hujan, halilintar, angin dan gejala lainnya seperti polusi udara dan gejala optik seperti embun, kabut, dsb.
- Antara lapisan troposfer dengan lapisan di atasnya (stratosfer) terdapat lapisan peralihan yang disebut tropopause yang tebalnya 2 km dan suhu berkisar antara -55 derajat celcius sampai dengan -60 derajat celcius.
b. Stratosfer
- Ketebalan antara 18-55 km.
- Banyak terdapat ozon (O3) yang berguna untuk melindungi bumi dari sengatan radiasi ultraviolet matahari.
- Antara lapisan stratosfer dengan lapisan di atasnya (mesosfer) terdapat lapisan peralihan yang disebut stratopause, merupakan konsentrasi ozon yang paling besar.
- Untuk menghindari gangguan cuaca, pesawat bermesin jet biasanya terbang di lapisan stratosfer.
c. Mesosfer
- Mesosfer tebalnya antara 55-80 km.
- Pada lapisan ini apabila ada meteor yang masuk ke permukaan bumi akan terbakar dan terurai.
d. Thermosfer (Ionosfer)
- Lapisan thermosfer disebut juga lapisan ionosfer, tebalnya antara 80-800 km.
- Lapisan ini merupakan tempat terjadinya ionisasi (lapisan ion yang bermuatan listrik) yang berguna untuk menghantarkan gelombang radio.
e. Lapisan eksosfer
Lapisan eksosfer adalah lapisan terluar dari atmosfer bumi. Tebalnya antara 800-1000 km. Pada lapisan ini pengaruh gaya berat sudah sangat kecil dan sudah menyatu dengan angkasa luar.
Angin Lembah
o Pengertian angin
lembah
Angin lembah adalah angin yang
bergerak dari lembah menuju gunung akibat dari suhu di lembah lebih rendah
(tekanan tinggi) sedangkan suhu di gunung lebih panas (tekanan rendah).
o Proses terjadinya
angin lembah
Ketika matahari terbit, gunung
adalah daerah yang pertama kali mendapat panas dan sepanjang hari selama proses
tersebut gunung mendapat energi panas lebih banyak daripada lembah. Sehingga
suhu di gunung lebih tinggi dari pada suhu di lembah gunung. Hal ini
mengakibatkan, udara panas dari gunung
naik dan digantikan oleh udara dingin dari lembah, sehingga terjadi aliran
udara (angin) dari lembah menuju gunung. Angin lembah terjadi pada waktu siang
hari.
Angin Gunung
o Pengertian angin
gunung
Angin gunung adalah angin yang bergerak
dari gunung menuju lembah akibat dari suhu di gunung lebih tinggi (tekanan
rendah) sedangkan suhu di lembah lebih dingin (tekanan tinggi).
o Proses terjadinya
angin gunung
Ketika
sore hari (matahari mulai terbenam), gunung telah mendingin sedangkan lembah
masih panas (dalam proses mengeluarkan panas). Sehingga suhu di lembah lebih
panas daripada suhu di gunung. Hal ini mengakibatkan, udara panas dari lembah
naik dan digantikan oleh udara dingin dari gunung, sehingga terjadi aliran
udara (angin) dari gunung menuju lembah. Angin gunung terjadi pada waktu sore
hari atau saat matahari terbenam.
Angin laut
Angin laut terjadi
ketika pada pagi hingga menjelang sore hari, daratan menyerap energi panas
lebih cepat dari lautan sehingga suhu udara di darat lebih panas daripada di
laut. Akibatnya udara panas di daratan akan naik dan digantikan udara dingin
dari lautan. Maka terjadilah aliran udara dari laut ke darat.
Angin darat
Angin darat terjadi ketika pada
malam hari energi panas yang diserap permukaan bumi sepanjang hari akan
dilepaskan lebih cepat oleh daratan (udara dingin). Sementara itu di lautan
energi panas sedang dalam proses dilepaskan ke udara. Gerakan konvektif
tersebut menyebabkan udara dingin dari daratan bergerak menggantikan udara yang
naik di lautan sehingga terjadi aliran udara dari darat ke laut.
c.
Kegunaan udara bagi kehidupan manusia antara lain:
- Membantu kehidupan sehari-hari, seperti mengeringkan pakaian,
menerbangkan layang-layang, penyerbukan tumbuhan, dan mengisi ban sepeda
atau ban mobil.
- Untuk menggerakkan kincir angin.
Gerakan kincir angin ini dapat dimanfaatkan untuk memompa air guna
keperluan pertanian.
- Membantu proses pembakaran.
Bagian udara yang membantu pembakaran adalah oksigen.
- Perantara penyampaian suara atau bunyi.
Bunyi dapat merambat melalui zat padat, zat cair, maupun zat gas (udara).
- Diperlukan untuk pernapasan.
- Membantu kehidupan sehari-hari, seperti mengeringkan pakaian,
menerbangkan layang-layang, penyerbukan tumbuhan, dan mengisi ban sepeda
atau ban mobil.
- Untuk menggerakkan kincir angin.
Gerakan kincir angin ini dapat dimanfaatkan untuk memompa air guna
keperluan pertanian.
- Membantu proses pembakaran.
Bagian udara yang membantu pembakaran adalah oksigen.
- Perantara penyampaian suara atau bunyi.
Bunyi dapat merambat melalui zat padat, zat cair, maupun zat gas (udara).
- Diperlukan untuk pernapasan.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari
pembahasan yang telah dipaparkan, maka dapat diambil kesimpulannya, antara
lain:
Air
merupakan suatu senyawa kimia sederhana yang terdiri atas 2 atom hidrogen (H)
dan 1 atom Oksigen (O).
Sifat-sifat
air
1.
Air akan menempati
ruang dan mempunyai massa
2.
Permukaan air
yang tenang selalu datar
3. Air Mengalir dari Tempat yang Tinggi ke
Tempat yang Lebih Rendah.
4. Air Menekan ke Segala Arah
5.
Air Meresap Melalui Celah-Celah Kecil
6.
Air dapat berubah Wujud
1.
Udara
merupakan campuran berbagai gas yg tidak berwarna dan tidak berbau yang
memenuhi ruang di atas bumi
2.
Udara
memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
a. Udara berbentuk gas
b. Udara menempati ruang
c. Udara memiliki massa
d. Udara mempunyai tekanan
e. Udara memuai jika dipanaskan
f. Udara menyusut jika didinginkan
g.
Udara berhembus
dari tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah.
3.
Pemanfaatan udara dalam kehidupan sehari-hari dapat
dijumpai dalam penggunaan turbin angin sebagai pembangkit listrik dengan
mekanisme kerja:
a.
Angin akan meniup bilah kincir angin sehingga bilah
bergerak
b.
Bilah kincir angin akan memutar poros didalam nacelle
c.
Poros dihubungkan ke gearbox, di gearbox kecepatan
perputaran poros ditingkatakan dengan cara mengatur perbandingan roda gigi
dalam gearbox
d.
Gearbox dihubungkan ke generator. generator merubah
energi mekanik menjadi energi listrik dari generator energi listrik menuju
transformer untuk menaikan tegangannya kemudian baru didistribusikan ke
konsumen
4.
Penerapan konsep tentang udara juga dimanfaatkan dalam
penggunaan AC dan kapal layang
SARAN
Sebagai
calon guru Sekolah Dasar mahasiswa hendaknya perlu memahami pentingnya
pemahaman konsep udara dan penerapan serta pemanfaatannya dalam kehidupan
sehari-hari dengan baik untuk menghindari kesalahan konsep (misconception) dalam pembelajaran
tentang materi pokok udara kelak di Sekolah Dasar.
Daftar
pustaka
Definisimu.blogspot.com/2012/07/definisi-air-html
Secretto12up.blogspot.com/2011/12/berbagai-macam-sifat-siklus-air-beserta.html
Sifatudara.blogspot.com
Amaliaknowledge.wrodpress.com/2012/05/11/macam-macam-udara/
rinesaa.blogspot.com/2012/07/angin-lembah-dan-angin-gunung.html
www.cuacajateng.com/angindaratdananginlaut.htm
Langganan:
Komentar (Atom)